PENGENALAN “MAGHADIR” (MAYSIR, GHARAR, DZULM, HARAM, IHTIKAR, RIBA, RISYWAH) SECARA DINI SEBAGAI BENTUK PENDIDIKAN KARAKTER DALAM BERMUAMALAH
Abstract
Saat ini banyak sekali didapati praktik muamalah yang tidak sesuai dengan etika dan norma-norma agama, seperti korupsi, suap, penipuan, dan yang lainnya. Hal ini diperparah dengan perilaku dan karakter manusia, khususnya masyarakat di Indonesia yang agak menyepelekan praktik-praktik terlarang tersebut dan terkesan menganggapnya hal biasa. Maka daripada itu, perlu adanya suatu usaha untuk memperbaikinya, salah satunya adalah dengan pembentukan karakter dalam bermuamalah sejak dini. Pembentukan karakter yang dimaksud yaitu dengan pendidikan secara terancana, untuk menumbuhkan akhlak dan moral yang luhur di masa yang akan datang. Beberapa prinsip dasar muamalah yang harus dihindari dalam praktiknya seperti Maysir, gharar, haram, dhulm/zhulm, ihtikar, riba, dan risywah yang disingkat dengan MAGHADIR. Adapun pendidikan karakter yang dimaksud adalah usaha sadar dan terencana dalam membentuk pribadi manusia yang memiliki pengetahuan, perasaan dan tindakan moral dalam kehidupannya sehari-hari. Harapannya, pendidikan karakter mengenai muamalah sejak dini akan membentuk manusia yang ber-akhaqul karimah ketika ia dewasa dan memahami tentang aturan-aturan di dalam bermuamalah. Berdasarkan konfigurasi karakter dalam konteks totalitas proses psikologis dan sosial-kultural yang dikelompokkan ke dalam olah hati, olah pikir, olah raga dan kinestetik, dan olah rasa dan karsa, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara implementasi pelarangan MAGHADIR dengan pendidikan karakter itu sendiri. Hal ini merujuk pada pemahaman mengenai MAGHADIR yang merupakan bagian yang tidak bisa dilepas dari konsep pendidikan karakter dengan keimanan dan ketakwaan. Kenyataannya, pendidikan karakter yang dipadukan dengan pendidikan Islam, akan memberikan kontribusi pada seluruh aspek kehidupan, termasuk di dalamnya aspek ruhani. Oleh karena itu, pengenalan MAGHADIR dalam pendidikan karakter sejak usia dini seharusnya dapat memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan karakter individu di masa yang akan datang.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.62748/tarbawi.v8i02.29
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Indexex By ;
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
TARBAWI
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Hijrah Martapura
Jalan Cindai Alus RT.08 RW.03, Desa Cindai Alus,
Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar,
Provinsi Kalimantan Selatan.
Email: tarbawi@stitdarulhijrahmtp.ac.id

TARBAWI Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License