PERAN BANK SYARIAH DALAM MENDUKUNG GREEN FINANCING BAGI PENGEMBANGAN UMKM BERKELANJUTAN DI KALIMANTAN SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.62748/scryg170Keywords:
Islamic Banking, Green Financing, Sustainable MSME, Maqashid Syariah, South KalimantanAbstract
Penelitian ini mengkaji peran bank syariah dalam menyediakan layanan green financing bagi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkelanjutan di Kalimantan Selatan, dengan menggunakan kerangka analisis Maqashid Syariah. Kalimantan Selatan memiliki potensi UMKM yang besar namun dihadapkan pada tantangan lingkungan yang serius akibat dominasi sektor pertambangan dan perkebunan. Green financing menjadi instrumen strategis yang dapat mengintegrasikan pertimbangan lingkungan dalam keputusan pembiayaan, selaras dengan nilai-nilai Maqashid Syariah yang menekankan perlindungan jiwa (hifz al-nafs), harta (hifz al-mal), dan lingkungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan wawancara mendalam pada 15 pelaku UMKM, 8 manajer bank syariah, dan analisis data sekunder dari OJK periode 2020–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank syariah di Kalimantan Selatan belum optimal dalam mengimplementasikan green financing, dengan hanya 12,3% dari total portofolio pembiayaan UMKM yang memiliki unsur keberlanjutan lingkungan. Kendala utama meliputi keterbatasan SDM, minimnya regulasi spesifik, dan rendahnya literasi hijau UMKM. Penelitian merekomendasikan pengembangan produk pembiayaan berbasis akad mudharabah hijau dan musyarakah mutanaqisah untuk energi terbarukan sebagai solusi strategis.
Downloads
References
Ascarya, A., & Yumanita, D. (2006). Analisis Efisiensi Perbankan Syariah di Indonesia dengan Data Envelopment Analysis. Tazkia Islamic Finance and Business Review, 1.
Creswell, J. W. , & P. C. V. L. (2018). Designing_and_Conducting_Mixed_Methods_R.
Dawadi, S., Shrestha, S., & Giri, R. A. (2021). Mixed-Methods Research: A Discussion on its Types, Challenges, and Criticisms. Journal of Studies in Education, 2, 25–36.
Dusuki, A., & Bouheraoua, S. (2011). The Framework of Maqasid al-Shari’ah and its Implication for Islamic Finance. ICR Journal, 2, 316–336. https://doi.org/10.52282/icr.v2i2.651
jasser Auda. (2008). Maqasid Al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach.
Johnston, M. (2014). Secondary Data Analysis: A Method of Which the Time has Come. Qualitative and Quantitative Methods in Libraries, 3, 619–626.
Kumara, G., & Nugraha, N. (2024). Bibliometric Analysis of Islamic Finance: Mapping Growth and Research Trends. Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 13, 438–468. https://doi.org/10.22373/share.v13i2.21905
Mashar, A. (2022). Maqashid al-Syari’ah: Philosophical Review of the concept of Thair ibn ’Asyur. SHAHIH: Journal of Islamicate Multidisciplinary, 7, 93–108. https://doi.org/10.22515/shahih.v7i2.3692
Morrison, S. (2015). Islamic Banking and Financial Crisis: Reputation, Stability and Risks Edited by Habib Ahmed, Mehmet Asutay and Rodney Wilson. Journal of Islamic Studies, 26(1), 103–107. https://doi.org/10.1093/jis/etu051
Otoritas Jasa Keuangan. (2024). STATISTIK PERBANKAN SYARIAH - JUNI 2024.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2017). POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.
Salsabilla, A. A., Wahyuni, A. N., Miftahurrizza, ; Mohammad, Shely, ;, Duha, S., Amalia, ;, Hidayati, N., Studi, P., Syariah, P., Ekonomi, F., Islam, B., Islam, U., Sayyid, N., & Tulungagung, A. R. (t.t.). ANALISIS KOMPARATIF PENERAPAN GREEN BANKING PADA BANK SYARIAH DAN BANK KONVENSIONAL DI INDONESIA. Diambil https://journal.nabest.id/index.php/annajah
Saunders, M., Lewis, P., & Thornhill, A. (2023). Research Methods for Business Students.
